Senin, 09 Maret 2020

pemahaman fotografi

Banyak orang yang beranggapan bahwa fotografi dan fotografer sama. Padahal pengertian fotografer dan fotografi memiliki perbedaan yang sangat jauh, untuk fotografi merupakan sebuah aktivitas sedangkan untuk fotografer adalah orang yang melakukan. Keduanya sangat berkaitan sehingga wajar saja jika sebagian orang keliru dalam pengucapan. Namun, meskipun sebenarnya cukup mudah untuk membedakan antara fotografi dan fotografer, tapi masih saja banyak yang kebingungan mengenai pengertian fotografer dan fotografi ini.


Banyak kalangan awam yang ingin mengetahui mengenai perbedaan antara pengertian fotografer dan fotografi. Salah satunya adalah pertanyaan mengenai apakah semua orang yang memegang kamera disebut sebagai fotografer? Apakah foto dengan smartphone juga merupakan aktivitas fotografi? Hal ini tentu cukup membuat bingung terutama bagi kawan-kawan pecinta fotografi pemula. Nah, dalam kesempatan kali ini DIYKamera akan menjelaskan mengenai pengertian fotografer dan fotografi secara lengkap di beberapa segmen di bawah ini.

Pengertian Fotografi

Pengertian fotografi sebenarnya banyak diungkapkan oleh berbagai pihak, salah satunya pada kamus besar bahasa Indonesia. Di mana dalam KBBI ini fotografi diartikan sebagai seni dan penghasilan gambar dan cahaya pada film atau permukaan yang dipekakan. Sedangkan menurut Wikipedia pengertian fotografi merupakan kata yang dicomot dari bahasa Inggris yaitu ‘Photography’ yang mana berasal dari bahasa Yunani yaitu ‘photos’ artinya cahaya dan ‘Grafo’ yang artinya melukis atau menulis. Sehingga fotografi merupakan proses melukis atau menulis dengan menggunakan media cahaya. Secara umum, pengertian fotografi dapat diartikan sebagai proses atau metode untuk menghasilkan gambar atau foto dari suatu objek dengan merekam pantulan cahaya yang mengenai objek tersebut pada media yang peka cahaya.
Sementara itu, fotografer bernama Elliott Erwitt juga turut mengungkapkan pendapatnya mengenai pengertian fotografi. Di mana dirinya mengatakan bahwa fotografi merupakan sebuah seni observasi. Ini tentang menemukan suatu hal yang menyenangkan di tempat biasanya. Menurut Elliot Erwitt, hal itu tidak akan ada hubungannya dengan hal-hal yang kamu lihat dan semua harus dilakukan dengan cara kamu melihat mereka. Hal ini cukup berbeda dengan pengertian fotografi menurut Ansel Adams yang mengatakan bahwa fotografi sebagai media berkespersi dan komunikasi yang kuat, menawarkan berbagai persepsi, interpretasi dan eksekusi yang tak terbatas. Tak hanya kedua fotografer di atas, Yudhi Soerjoatmodjo yang notabene merupakan salah satu fotografer Indonesia kondang juga mengungkapkan pendapatnya mengenai pengertian fotografi yang menurutnya merupakan media komunikasi dan alat dialog, fotografi juga dapat dilihat secara fungsi. Fotografi berfungsi secara dokumentatif, informatif dan bagian dari seni.
Berdasarkan pengertian fotografi yang disampaikan berbagai pihak di atas bisa disimpulkan bahwa fotografi merupakan aktivitas mengambil gambar melalui kamera untuk menghasilkan karya seni dan bisa dinikmati baik diri sendiri atau publik. Maka dari itu, fotografi memiliki banyak teknik yang bisa menghasilkan berbagai karya yang membuat sebagian orang tertarik untuk melihatnya. Diantaranya terdapat fotografi humanis, fotografi landscape, fotografi portrait, fotografi jalanan dan masih banyak lagi. Nah, sudah cukup paham dengan pengertian fotografi bukan? Selanjutnya DIYKamera jelaskan mengenai pengertian fotografer.

Pengertian Fotografer

Seperti yang disinggung diatas bahwa secara umum pengertian fotografer dapat diartikan sebagai orang yang melakukan aktivitas fotografi. Pengertian tersebut merupakan pengertian singkat dari fotografer. Namun fotografer lebih komplek jika dilihat dari kegiatannya yaitu ada fotografer profesional dan hobi.
Pengertian fotografer profesional adalah orang yang bekerja dengan konsentrasi tinggi dan cenderung menjelajahi sesuatu secara mendalam. Sehingga gambar yang dihasilkan oleh fotografer profesional bisa memiliki harga jual yang tinggi karena tidak hanya melihat dari segi angle saja melainkan juga seni yang dihasilkan. Maka dari itu, fotografer profesional akan banyak menghabiskan banyak waktu untuk mendapatkan angle yang pas agar hasil gambar bisa menciptakan seni yang luar biasa.
Sedangkan pengertian fotografer hobi, seperti halnya dengan namanya yaitu hobi. Fotografer hobi atau amatir merupakan orang yang hanya menyukai aktivitas fotografi namun tidak terlalu memperhatikan segi keseniannya. Pada umumnya, orang tersebut hanya terfokus hasil yang eye-catching dan subjek yang menarik saja. Pengertian fotografer ini juga dapat diartikan dari kegiatannya yang biasanya hanya akan terfokus untuk membagikan hasil gambar ke publik melalui sosial media tanpa memperdulikan hak cipta selain itu hanya menginginkan pengakuan dari orang lain saja. Melihat kedua kegiatan fotografer tersebut maka kita bisa melihat perbedaannya yang cukup signifikan. Sehingga pengertian fotografer tidak hanya dilihat dari pengertiannya saja melainkan juga kegiatan yang dilakukan di lapangan.

(sumber: www.diykamera.com)

Senin, 24 Februari 2020

Fungsi dari Shutter Speed

Shutter speed atau sering disebut dengan kecepatan rana merupakan salah satu dari 3 fungsi dasar pencahayaan pada kamera. Aperture/bukaan, kecepatan film/ISO, dan shutter speed / kecepatan rana bekerja sama dalam menyesuaikan seberapa banyak cahaya yang ditangkap oleh sensor/film dan bagaimana cahaya tersebut direkam. 

Shutter speed merupakan salah satu kontrol penting yang mendasar pada kamera. shutter speed mengatur lama waktunya diafragma/rana terbuka. Dengan kata lain mengatur lama waktunya sensor digital atau film terkena cahaya.

Shutter speed mempunyai efek lain selain dari fungsi utama tersebut. Semakin cepat kecepatan yang kita pakai, maka efek freezing-nya semakin kuat (membekukan gerakan). Semakin lambat kecepatannya, efek dinamisnya yang akan muncul.


Setting shutter speed sebesar 500 dalam kamera anda berarti rentang waktu sebanyak 1/1000 (seperseribu) detik. Ya, sesingkat dan sekilat itu. Sementara untuk waktu eksposur sebanyak 30 detik, kamu akan melihat tulisan seperti ini: 30’’
Setting shutter speed di kamera anda biasanya dalam kelipatan 2, jadi kita akan melihat deretan seperti ini: 1/500, 1/250, 1/125, 1/60, 1/30 dst. Kini hampir semua kamera juga mengijinkan setting 1/3 stop, jadi kurang lebih pergerakan shutter speed yang lebih rapat; 1/500, 1/400, 1/320, 1/250, 1/200, 1/160 … dst.

dan juga batasan shutter speed tergantung dari kameranya ada yang 1/8000, ada juga yang 1/4000 dan rata2 penangkapan cahaya terlama biasanya sekitar 30"

link untuk melihat shutter speed disini:
https://images.app.goo.gl/DiFo5zJUN6n8Z6Nw8

Minggu, 23 Februari 2020

Tentang Kampus

Universitas widyatama adalah sebuah universitas yang berada di jalan cikutra, universitas ini menyediakan 5 fakultas didalamnya, yaitu Manajemen Bisnis, Ekonomi, Bahasa, Teknik dan juga DKV.

Kampus ini tidak begitu besar namun mempunyai fasilitas yang lumayan mencukupi dan tamannya banyak untuk nongkrong ataupun ngerjain tugas, tamannya juga sangat teduh karena ditumbuhi banyak pohon berikut gambar gambar yang saya ambil dari google tentang widyatama.

berikut link untuk melihat widyatama:

https://images.app.goo.gl/iqCUkaHMfrs3YrVq7
https://images.app.goo.gl/STRFkmfKLt2wfjdSA
https://images.app.goo.gl/FaXjcYrR7knG8WpVA

Minggu, 09 Februari 2020

cara mendapatkan milkyway

okay here i will explain you about photography milkyway, so how to capture milkyway?

pertama tama ada beberapa barang yang perlu kalian siapkan:
1. Tripod https://images.app.goo.gl/BCpofK2mB7zg3k2TA
kenapa sih kita butuh tripod? karena dengan tripod kita akan mendapatkan ke stabilan gambar saat akan mengambil foto milkyway
2. Kamera https://images.app.goo.gl/Y2s67TBCnN3mHypC6
nah kamera nih sudah pasti ini merupakan barang yang paling penting, karena tanpa kamera kalian gabisa mengambil fotonya kan hehe.
3. Remote control https://images.app.goo.gl/Lb9TZbPgdsjntCkh7
pasti masih banyak bertanya2 nih, memang buat apa sih kita memakai remot? nah tentu saja agar kamera lebih stabil saat akan mengambil foto, karena tidak adanya gerakan berlebih yang timbul akibat tangan kita.


Okay kini kita lanjut pada cara penyettingan kamera
1. siapkan kamera diatas tripod kalian
2. sesuaikan sudut yang akan diambil sesuai keinginan kalian
3. bermain dengan feel dan juga kenali kamera kalian masing2
4. setting shutter speed kamera pada 25-30 detik,lalu aperture dapatkan bukaan terlebar atau angka paling kecil, iso ambil sekitar 1600
5. saat sudah cekrek sambil menuggu 30 detik kalian boleh minum ngopi ngobrol2 dulu dengan teman kalian
6. ketika dirasa sudah cukup fotonya, mulai edit sesuai keinginan kalian

inilah foto-foto yang saya dapatkan:



terima kasih.